Praya-Lombok Tengah, Dinas Kepemudaan
dan Olahraga Kabupaten Lombok Tengah menggelar kegiatan study tour dan
pembekalan bagi para jawara Pemuda Pelopor Tingkat Kabupaten tahun 2026.
Kegiatan ini dilaksanakan di kawasan asri wisata Sembalun hari Jumat (17/4)
kemarin, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempersiapkan para pemuda
menghadapi kompetisi di jenjang yang lebih tinggi, sekaligus menjadi ajang
silaturahmi dengan Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga yang baru, Lalu Moh.
Hilim, S.Pd., M.Pd., yang dilantik pada tanggal, 16 Maret 2026 lalu.
?Dalam suasana akrab di tengah
dinginnya udara Sembalun, mantan Kabid Pemuda Dispora, H. Fauzi, memberikan
wejangan mendalam bagi para peserta. Beliau menekankan bahwa menjadi pemuda
pelopor bukan sekadar tentang memenangkan lomba, melainkan tentang keberanian
untuk membawa perubahan bagi daerah.
“Jangan takut, jangan tidak
berani mengajukan ide-ide kalian. Dari segi pakar hukum dan bimbingan mentor,
kalian sudah punya dukungan yang kuat,” ujar H. Fauzi dalam arahannya.
?Beliau juga mengingatkan para juara untuk tidak cepat berpuas diri dengan prestasi yang telah diraih. H. Fauzi mendorong agar para pemuda tidak menjadi “katak dalam tempurung” dan terus memperluas wawasan melalui berbagai program seperti magang BUMN, pertukaran pemuda antar negara (PPAN), maupun aktif dalam kegiatan di Dispora.
.jpeg)

Daftar Juara Pemuda Pelopor
Kabupaten Lombok Tengah 2026
Pembekalan ini diikuti oleh lima
pemuda terbaik yang telah berhasil meraih predikat juara di bidangnya
masing-masing:
?Bidang Sosial Kemasyarakatan:
Putrawan Saputra, S.Si (Desa Selebung, Kec. Batukliang)
?Bidang Lingkungan: Idayanti, S.E
(Desa Prabu, Kec. Pujut)
?Bidang Kewirausahaan: Samsudin,
S.Kom (Desa Sukadana, Kec. Pujut)
?Bidang Seni dan Budaya: Galih
Gentar Wardana (Desa Bonjeruk, Kec. Jonggat)
?Bidang Ekonomi Digital: L.
Zakiyyurrahman (Desa Prabu, Kec. Pujut)
Sinergi Baru Bersama Kadispora
?Selain pembekalan materi,
kegiatan ini bertujuan untuk mengakrabkan para pemuda pelopor dengan pimpinan
baru Dispora, L. M. Hilim. Diharapkan dengan kepemimpinan yang baru, sinergi
antara pemerintah kabupaten dan pemuda pelopor dapat semakin solid, terutama
dalam mengawalb inovasi-inovasi yang lahir dari tingkat desa untuk dibawa ke
tingkat nasional.
Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi santai, di mana para pemuda diingatkan kembali untuk tetap menjaga nilai-nilai keikhlasan dan kebermanfaatan dalam setiap program yang mereka rintis di masyarakat.(*)
DISPORA LOMBOK TENGAH